Tahukah..Di lubuk atma kami,
Setiap anak-anak Muslim,
Ada kamu,
Meski begitu maaf kami pinta,
Kerana acapkali dunia,
Buat kami terlalai melupakanmu ,
Namun setiap menatap dada-dada akhbar,
Ada marah yang menyala,
Ada tangis di tubir mata,
Ada doa yang bergetar di sukma,
Demi kamu Palestin,
Demi kamu,
Di benak kami,
Namamu tak pernah sirna,
Walau jauh beribu batu,
Biar tak pernah kaki kami,
Walau sekali,
Melukis jejak di tanahmu nan suci,
Qiblat pertama kami,
Bumi yang di atasnya al Aqsa kami berdiri ,
Kamu tak pernah luput dalam doa kami,
Dan pada setiap qunut yang kami titipkan,
Yang diaminkan para malaikat Tuhan,
Palestin...
Deritamu derita kami,
Tanah barakah warisan anbiya’ ini,
Sungguh telah basah di banjiri,
Pekat merah darah saudara kami,
Tahukah kamu Palestin,
Betapa meluap amarah kami tatkala menyaksikan,
Saat dirimu disiksa,
Maruahmu diperkosa,
Tika kulitmu disiat-siat,
Anak-anakmu disembelih,
Kala masjid-masjidmu diroboh,
Dan rumah-rumahmu dirempuh,
Kami melihat,
Dan kami menangis bersamamu,
Tahukah kamu,
Betapa hati kami,
Ingin terbang mendapatkanmu,
Menjadi mujahid mempertahankan diri kamu,
Dengan nyawa dan darah kami....
Hakikatnya Palestin,
Tahukah kamu,
Betapa hancurnya sanubari kami,
Kala menyedari,
Tidak banyak yang dapat kami berikan,
Buat menyembuh lukamu yang parah itu,
Dan mengembalikan sinarmu,
Kami di sini hanya,
Insan-insan lumpuh,
Yang terdaya cuma menyaksi,
Dengan hati yang berdarah,
Sambil menyusun doa,
Agar dirimu disana terus tabah,
Tahukah kamu Palestin,
Betapa malunya kami,
Lantaran tak mampu menghulur bantu,
Sedang lidah kami lancang sekali,
Mengaku diri sebagai umat Muhammad,
Wahai pemuda Islam,
Yang terpateri hatinya pada Tuhan,
Yang jiwanya nun di Palestin,
DIN kamu saudara..
Sudahkah kamu perbaiki,
Imanmu saudara..
Sudahkah di tahap tertinggi?
Agar doamu tak tersia,
Justeru doa yang makbul itu datangnya daripada jiwa-jiwa kudus,
Milik mereka yang berusaha meraih cintaNya,
Seharusnya kamu tahu saudara,
Bahawa Islam dan 'izzahnya takkan kembali,
Kepangkuan Muslim yang lemah,
Wahai Syababul Muslimin,
Semoga Palestin dalam doamu,
Semoga Palestin lestari di kalbu,
Semoga tuturmu tiada lain,
Selain menyedarkan insan-insan,
Yang masih lena dibuai mimpi,
Tentang erti sebuah cakna,
Terhadap umat ini,
Palestin. Thailand, Iraq, Kavkas, Somalia, Bosnia, Macedonia, Afghanistan,
Jeritan mereka memanggilmu. ..
Dengarkan..?
Lambaian mereka menggamitmu. .
Terlihatkah?
Dan tanganmu itu,
Usah dilumuri tanganmu,
dengan darah saudaramu,
dengan setiap RM1 yang kamu laburkan,
Saat membeli produk Yahudi dan Amerika,
Wahai saudara,
Semoga Allah memilihmu,
Sebagai Salahuddin Al Ayubi yang baru..
Cetusan Idea: AAA







.gif)
1 comments:
Salam Taaruf..
Taali, kenali ana..
aurora_pinkygirl22@yahoo.com.my
Post a Comment